Curriculum Vitae
Bagus Darmawan
Portfolio
Mahasiswa tingkat akhir Program Studi Teknik Mesin Universitas Brawijaya yang sangat antusias untuk belajar dan berkembang, dengan pengalaman praktis di bidang maintenance engineering, laboratorium manufaktur, serta kepemimpinan organisasi berskala besar. Memiliki ketertarikan yang sangat tinggi terhadap konversi energi dan sistem energi, khususnya dalam penerapannya pada operasional industri yang efisien dan berkelanjutan. Terbiasa bekerja dalam tim lintas fungsi, mampu menganalisis dan menyelesaikan permasalahan secara sistematis, serta aktif berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dikenal sebagai pribadi yang cepat belajar, proaktif, dan memiliki rasa ingin tahu tinggi, saya berkomitmen untuk memanfaatkan setiap kesempatan di program MAGENTA sebagai sarana pembelajaran nyata untuk meningkatkan kompetensi teknis, profesionalisme, dan kontribusi nyata bagi perusahaan.
Sedang berjalan
Universitas Brawijaya
S1 • Teknik Mesin • IPK 3.28
Juni 2025
Maintenance Engineer Intern
PT PLN Indonesia Power • Magang
Berperan aktif dalam kegiatan preventive dan corrective maintenance pada peralatan putar kritis seperti pompa, kompresor, dan turbin melalui inspeksi sistematis serta monitoring getaran, sehingga berkontribusi langsung dalam menjaga keandalan pembangkit dan meminimalkan potensi unplanned downtime. Selain itu, melakukan Root Cause Failure Analysis (RCFA) terhadap anomali tren getaran pada feedwater pump dengan membandingkan data operasi aktual terhadap data commissioning sebagai baseline, yang mendukung mitigasi risiko kegagalan, peningkatan akurasi perencanaan pemeliharaan, serta pengambilan keputusan operasi yang lebih aman dan berbasis data.
Media
Maret 2025
Ketua Pelaksana
Kreativitas Mesin Brawijaya 2025 • Organisasi
Menjabat sebagai Ketua Pelaksana Kreativitas Mesin Brawijaya (KMB) 2025 bertema Renewable Energy, dengan tanggung jawab mengoordinasikan perencanaan hingga eksekusi acara secara end-to-end, sehingga seluruh rangkaian program nasional berhasil terselenggara dengan baik. Memimpin 8 divisi dengan lebih dari 150 anggota melalui pembagian alur kerja yang efektif, pengelolaan anggaran, komunikasi intensif dengan stakeholder, serta mitigasi risiko, yang menghasilkan operasi lintas fungsi yang solid dan pencapaian seluruh KPI acara sesuai jadwal.
Selain itu, menginisiasi dan menyelenggarakan seminar nasional dengan menghadirkan pembicara level direktur dari Geo Dipa Energi dan Elnusa, yang berhasil menarik lebih dari 500 peserta dan meningkatkan kredibilitas acara di tingkat industri. Juga berhasil membangun kolaborasi strategis dengan PT PLN Nusantara Power dalam penyelenggaraan Industrial Case Competition nasional, dengan partisipasi lebih dari 50 tim, sehingga memperkuat relevansi acara terhadap kebutuhan dan tantangan nyata industri energi
Media
Agustus 2024
Asisten Laboratorium Pengecoran Logam
Laboratorium Pengecoran Logam Universitas Brawijaya • Full Time
Memberikan bimbingan teknis dan umpan balik terstruktur pada laporan praktikum pengecoran logam, sehingga meningkatkan kualitas laporan, ketepatan analisis, serta pemahaman mahasiswa terhadap proses pengecoran. Berhasil mendiagnosis dan menyelesaikan gangguan pada panel kontrol tungku induksi frekuensi rendah bersuhu 1500°C, sehingga sistem kembali beroperasi normal dan mencegah terganggunya jadwal praktikum. Selain itu, memimpin dan mengoordinasikan kegiatan praktikum pengecoran logam untuk lebih dari 80 mahasiswa setiap semester, mencakup pengelolaan modul praktikum, penerapan standar keselamatan laboratorium, serta pendampingan langsung di lapangan guna memastikan proses pembelajaran yang efektif, aman, dan berorientasi pada praktik industri.
Media
Agustus 2025
Program Pelatihan Dasar-dasar Pengelasan Industri Kejuruan Teknik Mesin
Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia • 2.3/038/LP.00.04/VIII/2025
Mengikuti pelatihan dan sertifikasi pengelasan secara daring (online) yang mencakup pemahaman dasar-dasar pengelasan, jenis dan fungsi peralatan las, prosedur kerja pengelasan, serta keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Selama pelatihan, mempelajari parameter pengelasan, potensi cacat las, dan standar kualitas hasil sambungan, serta melakukan evaluasi berbasis studi kasus dan materi pembelajaran interaktif. Kegiatan ini menunjukkan inisiatif belajar mandiri yang tinggi, pemahaman konseptual proses pengelasan, serta kesiapan untuk menerapkan pengetahuan tersebut pada praktik industri dan kegiatan lapangan.